
Setelah Pocong 2 sukses dan berhasil meraup box office, Sinemart Pictures segera akan menayangkan sekuel Pocong 3. Film garapan produksi terakhir Sinemart tahun ini kembali diserahkan kepada Monty Tiwa sebagai sutradara. Seperti sekuel sebelumnya, skenario film ini dikerjakan oleh Monty Tiwa, namun bedanya, dalam Pocong 3 kursi sutradara ada di tangan Monty Tiwa sendiri.
“Dari Pocong yang dilarang beredar, Pocong 2 dan Pocong 3 ini semuanya adalah karya saya, namun sulit menjawab jika ditanya mana lebih bagus, karena masing-masing punya kelebihan,” ungkap Monty, mengenai ketiga karya Pocong-nya tersebut. Pertanyaan tersebut terlontar saat Press Conferencce usai pemutaran film Pocong 3 dihadapan kalangan pers, dengan dilanjutkan oleh acara buka puasa bersama di Planet Hollywood-Jakarta, Jum’at, 28 September 2007.
Sesuai dengan rilis Sinemart, Pocong 3 menawarkan cerita berbeda, meskipun tetap ada benang merah dengan sekuel Pocong sebelumnya. Monty Tiwa, selaku pencetus ide cerita, penulis skenario, dan sutradara menyebutkan, bahwa Pocong 3 ini coba dibuat sebagai film horor natural. Secara teknis memiliki warna yang colorfull, tidak seperti film horor Indonesia lainnya yang warnanya cenderung biru untuk membangun suasana dingin.
Film ini dibintangi oleh pendatang baru Francine Roosenda, yang berperan sebagai Putri, Kemudian, Darius Sinathrya sebagai Thomas, Elmayana Sabrenia sebagai Michelle, Gary Iskak sebagai Bayu dan bintang senior, Rina Hassim sebagai Tante Laksmi. Film ini bercerita mengenai kehadiran Pocong dan bangsa hantu lainnya di kawasan-kawasan moderen klub malam dan di dunia gemerlap malam yang siap ditayangkan pada saat Lebaran, 11 Oktober 2007 nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar